Riya (Silsilah ilmiyah 1: Belajar tauhid)

Riya a/ seseorang mengamalkan sebuah ibadah bukan karena ingin pahala dari Allah, akan tetapi ingin dilihat o/ manusia dan ingin dipuji. 

Riya hukumnya haram dan termasuk syirik kecil yg samar, yg tidak mengeluarkan seseorang dri islam. Riya a/ diantara sebab tidak diterimanya amal ibadah seseorang bagaimanapun besar amalan tersebut.

Rasulullah bersabda: Allah berfirman "Aku a/ zat yg paling tidak butuh dengan syirik. Barangsiapa yg mengamalkan sebuah amalan, dia menyekutukan aku bersama yg lain didalam amalan tsb. Maka aku akan meninggalkannya dan juga kesyirikannya (hr muslim)

Sebagian ulama berpendapat bahwa syirik kecil tidak ada harapan diampuni oleh Allah, artinya dia harus diazab supaya bersih dari dosa riya tsb. Berbeda dengan dosa besar yg ada dibawah kehendak Allah, yg kalau Allah menghendaki diampuni langsung dan kalau Allah meghendaki akan diazab terlebih dahulu. Dalilnya: sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa syirik, dan mengampuni dosa yg lain bagi siapa yg dikehendaki (an nisa:48)

Org yg pertama kali akan dinyalakan api neraka untuk mereka a/ org2 yg beramal saleh karena riya. Mereka a/ org yg mengajarkan al qur'an supaya dikatakan sebagai seorang qari' yaitu seseorang yg suka membaca al qur'an atau seseorang yg mahir membaca al qur'an, dan juga org yg berinfak supaya dikatakan dermawan, dan berjihad supaya dikatakan pemberani. Mereka beramal bukan karena Allah. Sebagaimana yg dikatakan Rasulullah dalam hadits riwayat tirmidzi.

Ikhlas lah dalam beramal. Para salaf pun merasa beratnya memperbaiki hati mereka. Hanya kepada Allah kita meminta keikhlasan dalam beramal, dijauhkan kita dari riya sum'ah dan ujub, dan berbagai penyakit hati. Dan sebaiknya menyembunyikan amal kita kecuali ada maslahat yg lebih besar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bersumpah dengan selain nama Allah (Silsilah ilmiyah 1: Belajar tauhid)

Taat ulama di dalam kebenaran (Silsilah Ilmiyah 1: Belajar tauhid)

Cinta kepada Allah (Silsilah ilmiyah 1: Belajar Tauhid)