Postingan

Menampilkan postingan dari Januari 24, 2023

Meramal nasib dengan bintang (Silsilah Ilmiyah 1 : Belajar Tauhid)

Bintang a/ mahluk yg menunjukkan kebesaran Allah (penciptanya). Allah telah mengabarkan dalam quran bahwa bintang memiliki 3 faidah: -perhiasan langit -pelempar setan  -petunjuk manusia (mengetahui arah mata angin, mengetahui arah daerah, mengetahui arah kiblat, mengetahui kapan datangnya musim menanam atau musim hujan, dll) Sahabat Qatadah (ulama yg meninggal tahun 110 Hijriah): barangsiapa yg meyakini bintang memiliki faedah yg lain selain 3 hal diatas maka dia telah bersalah dan berbicara tanpa ilmu (hr bukhari) Maksudnya yaitu meyakini terbit dan tenggelamnya bintang atau berkumpul dan berpisahnya bintang berpengaruh kepada keberuntungan seseorang di masa yg akan datang, baik dalam masalah rejeki, jodoh dll. Sebagaimana kolom yg ditemukan di media sosial (membaca dan mempercayai hal tsb a/ perbuatan haram dan termasuk dosa besar). Sebagian ulama mengatakan hukumnya sama seperti orang yg mendatangi dukun dan bertanya kepadanya. Ancamannya tidak diterima sholatnya selama 40 hari ...

At-tathoyyur (merasa sial dengan segala sesuatu) (Silsilah Ilmiyah 1: Belajar Tauhid)

At-tathoyyur: merasa akan bernasib sial karena melihat atau mendengar kejadian tertentu. Seperti melihat tabrakan atau perkelahian dll yg membuat dia tidak jadi melaksanakan hajatnya serperti bepergian, berdagang, dll At-tathoyyur termasuk syirik kecil apabila perasaan tsb diikuti. Rasulullah bersabda: barangsiapa yg at-tiyarah menyebabkan dia tidak jadi melaksanakan hajatnya, maka dia telah berbuat syirik (hr ahmad) Perasaan ini sebenarnya tidak akan memengaruhi takdir. Sebagaimana hal ini dinafikkan dan diingkari oleh rasulullah. Beliau bersabda: dan tidak ada tiyarah (hr bukhari dan muslim) Maksudnya tiyarah ini a/ hanya sebuah perasaan saja yg tidak akan berpengaruh terhadap takdir Allah. Oleh karena itu seorang muslim tidak boleh mengikuti waswas syaithan ini.  Dan hendaknya dia memiliki keyakinan yg kuat bahwa semua yg terjadi di permukaan bumi, berupa kebaikan dan keburukan adalah dengan takdir Allah semata. Seorang mukmin hendaknya yakin bahwa tidak ada yg dapat mendatangka...