Syafaat (Silsilah Ilmiyah 1: Belajar Tauhid)
Syafaat : meminta kebaikan dari orang lain baik di dunia maupun akhirat Rasul bersabda, Allah mengampuni seorang muslim dengan perantara doa org yg telah Allah izinkan untuk memberikan syafaat Syafaat akhirat harus kita imani dan kita berusaha untuk mendapatkannya. Modal mendapatkannya : tauhid dan bersih dari kesyirikan Rasul bersabda, ketika beliau mengabarkan bahwa beliau memiliki syafaat di akhirat, maka syafaat itu akan didapatkan insya Allah oleh setiap org yg mati dari umatku yg tidak menyekutukan Allah sedikitpun (hr muslim) Merekalah org2 yg Allah ridhoi krna ketauhidan yg mereka miliki Q.s al anbiya: 28 = dan mereka (nabi, malaikat, dll) tidak memberikan syafaat kecuali bagi org2 yg Allah ridhoi Syafaat di akhirat berbeda dengan syafaat di dunia krna seseorang di hari kiamat tdk dpt memberikan syafaat bagi org lain kcuali diizinkan oleh Allah (bahkan sekelas nabi maupun malaikat) -> q.s al baqarah: 255 Oleh karena itu permintaan syafaat hnya ditunjukkan kdp Allah (zat yg memilikinya). Sprti sseorang meminta dalam doanya: Ya Allah aku meminta syafaat nabimu (ini yg diperbolehkan) Bukan dengan langsung meminta syafaat kepada nabi atau melakukan amalan untuknya (seperti yg dilakukan org2 musyirikin zaman dahulu) Allah berfirman: dan mereka menyembah kepada selain Allah sesuatu yg tdk memudhoroti mereka dn tidak pula memberi manfaat. Dan mereka berkata mereka adalah pemberi syafaat bagi kami di sisi Allah. Katakanlah apakah kalian akan mengabarkan kepada Allah sesuatu yg Allah tidak ketahui di langit maupun di bumi? Maha suci Allah dan maha tinggi dari apa yg mereka sekutukan
Komentar
Posting Komentar